Perkuat Perlindungan Profesi, Pengwil INI-IPPAT Sulsel Bekali Notaris-PPAT Strategi Hadapi Perkara Hukum

MAKASSAR – Pengurus Wilayah Sulawesi Selatan Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (Pengwil Sulsel INI-IPPAT) sukses menyelenggarakan Workshop Hukum Acara pada Sabtu, 13 Desember 2025 lalu. Bertempat di Claro Hotel Makassar, kegiatan ini dihadiri oleh 332 peserta yang terdiri dari Notaris, PPAT, serta Anggota Luar Biasa (ALB) se-Sulawesi Selatan.

Mengangkat tema “Langkah, Taktik, dan Strategi Menghadapi Perkara Perdata dan Perkara Pidana bagi Notaris-PPAT Sesuai dengan Praktik Hukum Acara”, workshop ini dirancang untuk menjawab tantangan profesi yang kian kompleks.

Ketua Pengwil IPPAT Sulsel, Anshar Amal, S.H., M.Kn., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun kepercayaan diri para anggota ketika menjalankan jabatan yang bersinggungan dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

“Pekerjaan Notaris-PPAT tidak bisa dipisahkan dari persoalan hukum klien yang melakukan perjanjian. Seringkali, Notaris-PPAT dilibatkan sebagai pihak tergugat atau turut tergugat. Melalui workshop ini, kami ingin anggota siap menghadapi situasi tersebut dengan strategi yang sesuai praktik hukum acara,” jelas Anshar Amal.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara karena narasumber memaparkan materi secara lugas dan praktis. Fokus pembahasan mencakup perkara-perkara hukum nyata yang kerap ditemui dalam praktik sehari-hari, sehingga memberikan pencerahan langsung bagi para praktisi.

Dengan terselenggaranya workshop ini, Pengwil Sulsel INI-IPPAT berharap para Notaris dan PPAT di Sulawesi Selatan memiliki kematangan dalam mengambil langkah hukum yang tepat, baik dalam perkara perdata maupun pidana.

Dengan terselenggaranya workshop ini, Pengwil Sulsel INI-IPPAT berharap para Notaris dan PPAT di Sulawesi Selatan memiliki kematangan dalam mengambil langkah hukum yang tepat, baik dalam perkara perdata maupun pidana.

Sementara itu, Ketua Pengwil Sulsel INI A. Sengngeng P. Salahuddin, S.H,.M.Kn menyatakan kegiatan workshop hukum acara dapat berjalan dengan baik. Pencerahan kepada seluruh anggota se Sulawesi Selatan berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang baik.

“Saya kira ini hasil kerja keras dari seluruh panitia. Untuk itu saya memberikan apresiasi yang tinggi dan terima kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh pihak yang membantu terlaksananya acara ini,” ujar notaris dan PPAT senior di Sulsel ini yang akrab disapa Paula.

Lanjut dikatakan Paula, tujuan diadakannya acara ini. Salah satunya untukmemberikan penguatan penguatan kepada anggota dalam menghadapi persoalan persoalan. Menurutnya, yang namanya notaris itu persoalan bukan datang kali ini bukan datang besok atau bukan datang Minggu depan bulan depan tahun depan. Tetapi persoalan itu mungkin datang 10 tahun. Dan ini harus mendapat dapat mendapatkan persiapan persiapan dalam menghadapi persoalan itu. Sehingga acara ini saya rasa apa sangat diperlukan oleh anggota dalam menghadapi persoalan, baik pidana maupun perdata.

Salah satu materi kemarin adalah tentang psikologi notaris dalam menghadapi kasus hukum tidak boleh takut. Untuk itu kata dia, yang paling penting mental. Kegiatan ini bermanfaat untuk membangun mental para pengurus dan anggota.

Acara yang berlangsung interaktif ini menghadirikan Keynote Speaker/pemateri Ketua DPC PERADI SAY Makassar DR. Syarir Cakkari, S.H.,M.H.  yang juga seorang pengacara handal di Sulsel dan dari praktiisi Notaris/PPAT DR. Mustahar, S.H.,M.Kn., DR. Ariadin, S.H.,M.H.,M.Kn., dan DR. Resdianto Willem, S.H.,L.L.M.,M.Kn. (osi)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top